Pusat Ilmu Secara Detil

Arsitektur Platform Android

Arsitektur Platform Android

Pada tutorial Android sebelumnya, kita telah membahas tentang :

Edisi tutorial android kali ini akan menitikberatkan pada prinsip arsitekturnya. Kita akan mengetahui bagaimana platform android dapat mengeksekusi suatu program yang kita develop.
Sistem operasi Android berupa sekumpulan software yang terdiri dari : application, runtime environment, middleware, service dan libraries seperti yang ditunjukkan oleh diagram arsitektur Android dibawah ini :


Dari diagram diatas, arsitektur sistem operasi Android terdiri dari kumpulan komponen software yang dibagi menjadi lima bagian dan empat layer :

Linux kernel

Berada pada posisi layer paling dasar, linux kernel memberikan tingkat abstraksi antara perangkat  hardware dengan layer diatasnya serta berisi semua hardware driver seperti:kamera, layar, keypad dan lain-lain.  

Libraries

Libraries berisikan sekumpulan intruksi-intruksi yang memandu device dalam penanganan berbagai jenis data yang berbeda, seperti untuk  fitur playpack dan recording pada audio dan video menggunakan Media Framework Library.

Android runtime

Berada pada layer yang sama seperti Libraries, Android runtime terdiri dari core libraries dan Dalvik virtual machine. Core libraries berisikan sekumpulan  Java library, sehingga developer dapat menggunakan bahasa pemrograman Java dalam pembuatan aplikasi Android.
Sedangkan Dalvik virtual machine dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi Android.

Application framework

Application framework yang berisikan sekumpulan services yang berfungsi dalam manajeminisasi fungsi dasar perangkat Android, seperti : resource management, voice call.
Sekumpulan services dalam Application framework berupa:
  • Activity managerMengelola seluruh aktivitas dari siklus hidup sebuah aplikasi.
  • Window manager Window manager merupakan system service yang bertanggung jawab dalam pengelolaan suatu window, window mana saja yang ditampilkan dan bagaimana window tersebut diposisikan pada pada layar.
  • Content provider Mengelola data sharing antar sesama aplikasi.
  • View system Berfungsi dalam hal view dan layout yang membentuk user interface (UI).
  • Package manager Berfungsi untuk mengetahui aplikasi lain yang terinstal pada perangkat.
  • Telephony manager Memberikan informasi layanan telepon serta informasi pelanggan seperti nomor telepon.
  • Resource managerMengelola berbagai jenis sumberdaya yang digunakan dalam aplikasi Android.
  • Location manager Sebuah aplikasi dapat mengetahui kondisi terkini dari lokasi yang mengalami perubahan.
  • Notification managerAplikasi dapat menampilkan peringatan dan notifikasi kepada pengguna.

Share this:

You Might Also Like:

Disqus Comments